Home / Teladan
Teladan
Di halaman ini, Anda akan bertemu dengan mahasiswa, dosen, dan profesional penyandang disabilitas yang merupakan bagian dari pendidikan tinggi di Indonesia.
Mereka berbagi kisah nyata mereka – tantangan, pencapaian, dan harapan mereka untuk masa depan. Pengalaman mereka menunjukkan bahwa disabilitas tidak membatasi bakat, ambisi, atau kesuksesan.
Kami berharap kisah-kisah mereka dapat menginspirasi kepercayaan diri, mengurangi stigma, dan mendorong universitas untuk menciptakan lingkungan belajar yang lebih inklusif dan suportif bagi semua orang.
Nama saya Asrorul Mais. Saya menjabat sebagai Wakil Rektor Bidang Kerja Sama, Perencanaan, dan Hubungan Masyarakat di Universitas PGRI Argopuro Jember.
Halo semuanya, nama saya Wuri Handayani. Saat ini saya adalah dosen di Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi & Bisnis Universitas Gadjah Mada sejak tahun 2018. Sejak tahun 2024 saya menjadi ketua Unit Pelayanan Disabilitas Universitas Gadjah Mada.
Nama saya Abdul Majid, seorang penyandang disabilitas sensorik tunanetra. Saat ini saya sedang menempuh studi Magister Kebijakan Publik di Universitas Airlangga, Surabaya.
Nama saya Fira Fitria. Saya mengidap cerebral palsy, dan saat ini saya sedang menempuh studi doktoral di program Pascasarjana Pengembangan Sumber Daya Manusia di Universitas Airlangga. Saya adalah penerima penghargaan LPDP, Angkatan 1, Tahun 2025.
Halo, nama saya Gracius Rendi Wahyu Jati Prasetyo, Anda bisa memanggil saya Graci. Saya kuliah di Fakultas Psikologi, Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya.
Nama saya Imori Rebecca. Bidang studi saya adalah psikologi. Saya menyelesaikan gelar Sarjana di UWM, dan gelar Magister saya adalah gelar Magister Profesional di Universitas 17 Agustus, Surabaya.
Nama saya Stella Rosita Anggraini, dari Universitas Darul Ulum Jombang, Fakultas Psikologi, lulusan tahun 2024.
Halo semuanya, nama saya Melania Safirista Sofiarti. Saya seorang katekis pastoral penyandang disabilitas di Keuskupan Surabaya, dan saya juga membantu mengajar sebagai dosen dalam mata kuliah umum Etika Sosial dan mata kuliah Agama. Saya juga membantu di Unit Pelayanan Disabilitas UKWMS.
Nama saya Bima Kurniawan, seorang dosen di Universitas Trunojoyo Madura. Saya memiliki disabilitas penglihatan. Selain sebagai akademisi, saya aktif di beberapa komunitas, khususnya komunitas penyandang disabilitas, dan saat ini saya sedang merintis komunitas aktivis pendidikan inklusif yang berorientasi pada promosi pendidikan inklusif.
Saya Dr. Hanung Triyoko. Saya meraih gelar sarjana pertama saya di bidang Sastra Inggris dari Universitas Gadjah Mada, dan saya melanjutkan studi magister saya di bidang Linguistik juga dari Universitas Gadjah Mada. Dan saya sangat beruntung menjadi salah satu penerima beasiswa Australian Overseas. Saya belajar Kepemimpinan dan Manajemen Pendidikan, program magister di Universitas La Trobe, Melbourne, dan saya lulus pada tahun 2009.
Assalamualaikum wr wb. Nama saya Rochman Taufiqqur Singgih. Saya dari Universitas Negeri Surabaya, angkatan 2022. Usia saya 32 tahun. Saya mengambil jurusan Pendidikan Khusus dan juga seorang atlet di bawah naungan provinsi Jawa Timur.